Serpong (19/01) berlokasikan di Gedung Teknologi 2, Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Unggul Priyanto meresmikan fasilitas uji emisi untuk kendaraan bermotor roda dua dengan kapasitas mesin 250 hingga 2.000 cc.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 64 Tahun 2014 di mana Balai Termodinamika, Motor dan Propulsi (BTMP) telah ditunjuk untuk menentukan metode uji,  memvalidasi  serta sertifikasi produk yang diajukan. 

Unggul mengatakan,” motor besar 250 cc hingga kapasitas 2000 cc akan terkena pajak barang mewah. Namun ketika lulus uji emisi, berbahan bakar ramah lingkungan dan efisien akan mendapatkan insentif pemotongan pajak 25-50 persen.”

“Dengan adanya insentif ini tentunya akan mendorong pembuatan produk yang ramah lingkungan dan mendukung program pengurangan gas rumah kaca. Dengan demikian diharapkan mampu menarik perhatian industri otomotif internasional melakukan investasi pada sektor transportasi di Indonesia sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.”imbuh Adhi Dharma Permana selaku Kepala BTMP. 

Laboratorium uji emisi sepeda motor  berstandar internasional  ini  dapat menguji sepedamotor hingga 2000 cc.  Laboratorium itu dapat digunakan untuk tes emisi, tes performa, tes konsumsi bahan bakar. Metode & fasilitas uji ini mengacu pada regulasi internasional (UN ECE regulation) dan mampu melakukan pengujian sesuai dengan standar regulasi sampai EURO-4.

 

 

Unit Kerja BPPT